KARYA TULIS ILMIAH
PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM
Dosen Pengampu:
Dr. Ir. Wiskandar, M.P.
Disusun oleh:
Adam Al Fatah
(C1B018026)
PROGRAM STUDI
MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
DAN BISNIS
UNIVERSITAS JAMBI
2019
KATA
PENGANTAR
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan
Yang Maha Esa, atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan karya
tulis yang berjudul “Pengelolaan Sumber Daya Alam”.
Penulisan karya tulis ini merupakan salah
satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar di Universitas Jambi.
Dalam penulisan karya tulis ini penulis
menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada:
1.
Bapak Dr. Ir.
Wiskandar, M.P. selaku dosen pengampu pada mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar.
2.
Rekan-rekan semua
yang mengikuti perkuliahan Ilmu Alamiah Dasar.
3.
Keluarga yang
selalu mendukung penulis.
Penulis
merasa masih banyak kekurangan dalam penyusunan karya tulis ini baik
pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis.
Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi
penyempurnaan pembuatan karya tulis ini.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Jambi,
30 Maret 2019
BAB
I
PENDAHULUAN
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki
keragaman yang paling banyak di dunia. Keragaman tersebut dapat kita lihat baik
dari budaya, ras, suku, dan juga sumber daya alam yang mendukung dari negara
berparas indah tersebut. Seperti Sumber
Daya Alam yang memiliki peranan penting dalam kehidupan
masyarakat di Indonesia. Sebagai salah satu sumber penting pembiayaan
pembangunan, sumber daya alam yang ada dewasa ini masih belum dirasakan
manfaatnya secara nyata oleh sebagian besar masyarakat.
Pengelolaan sumber daya alam tersebut belum memenuhi
prinsip-prinsip keadilan dan keberlanjutan. Selain itu lingkungan hidup juga
menerima beban pencemaran yang tinggi akibat pemanfaatan sumber daya alam dan
aktivitas manusia lainnya yang tidak memperhatikan pelestarian lingkungan. Persebaran
sumber daya alam tidak selamanya melimpah. Ada beberapa sumber daya alam yang
terbatas jumlahnya, kadang-kadang dalam proses pembentukannya membutuhkan
jangka waktu yang relatif lama dan tidak dapat di tunggu oleh tiga atau empat
generasi keturunan manusia tersebut. Namun dengan pengelolaan yang belum
terjadi dengan baik dan benar, Sehingga penulis membuat karya tulis ilmiah yang
berjudul “Pengelolaan Sumber Daya Alam”.
1.2 Rumusan Masalah
1.2.1
Pengertian
dari Sumber Daya Alam ?
1.2.2
Apa
saja Klasifikasi dari Sumber Daya Alam ?
1.2.3
Dimanakah
Persebaran Sumber Daya Alam di Indonesia ?
1.2.4
Bagaimana
cara dari Pengelolaan Sumber Daya Alam yang baik dan benar?
1.3 Manfaat
Penelitian
1.3.1
Untuk mengetahui
pengertian dan penjelasan dari Sumber Daya Alam.
1.3.2
Mengerti
Pengklasifikasian dari Sumber Daya Alam tersebut.
1
1.3.3 Mampu Menjelaskan
Persebaran Persebaran Sumber Daya Alam yang ada di Indonesia.
1.3.4
Mampu Melakukan
Pengelolaan Terhadap Sumber Daya Alam.
Tujuan
dari penelitian ini agar Dalam penyusunan karya
tulis ilmiah yang berjudul “Pengelolaan Sumber Daya Alam”. memiliki beberapa tujuan,
Diantaranya:
1.4.1
Untuk
Penulis
Yaitu dapat memahami dari
pengelolaan sumber daya alam tersebut. Dan mengetahui cara pengelolaan yang
baik dan benar.
1.4.2
Untuk Umum
Dan untuk umum, yaitu
dapat mengaplikasikan dan menggunakan dalam kehidupan tentang pengelolaan
sumber daya alam tersebut.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Sumber Daya Alam
Secara umum, Sumber Daya Alam adalah
segala sesuatu yang bersumber dari alam untuk memenuhi kebutuhan manusia yang
dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar
hidup lebih sejahtera serta ada di
sekitar alam lingkungan hidup kita. Sumber Daya
Alam merupakan kekayaan alam baik itu benda mati maupun benda hidup yang berada
di alam atau bumi yang bermanfaat bagi kita semua.
Menurut
Slamet Riyadi (Darmodjo, 1991/1992) mendefinisikan Sumber Daya Alam sebagai
segala isi yang terkandung dalam biosfer, sebagai sumber energi yang potensial,
baik yang tersembunyi di dalam litosfer (tanah), hidrosfer (air) maupun
atmosfer (udara) yang dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan manusia
secara langsung maupun tidak langsung.
Herman
Haeruman Js (Kaligis, 1986) menyatakan bahwa: Sumber Daya Alam adalah sumber
daya yang terbentuk karena kekuatan alami misalnya tanah, air dan perairan,
biodata, udara dan ruang, mineral, bentang alam (landscape), panas bumi dan gas
bumi, angin, pasang surut dan arus laut. Sumber daya alam adalah semua kekayaan berupa benda
mati maupun benda hidup yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk
memenuhi kebutuhan hidup manusia (Abdullah, 2007: 3)
Jadi sumber
daya alam adalah segala sesuatu yang ada di sekeliling manusia yang bukan
dibuat manusia, dan yang terdapat di permukaan bumi, baik itu berada di dalam
tanah, laut ataupun air dan di udara, yang dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan
kebutuhan manusia maupun organisme lain secara langsung maupun tidak langsung.
Demikian Sumber daya alam ialah semua kekayaan alam baik berupa benda mati
maupun benda hidup yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi
kebutuhan manusia.
Yang termasuk sumber daya alam adalah komponen biotik dan
abiotik. komponen biotik seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, sedangkan
komponen abiotik meliputi gas alam, tanah, jenis logam, air, dan minyak bumi.
2.2
Klasifikasi Sumber Daya Alam
2.2.1 Pengelompokkan
Sumber Daya
Sumber daya (resources) menurut UU Lingkungan Hidup No.4 Tahun 1982 dapat
dikelompokkan menjadi empat kategori utama, yaitu:
1. sumber daya manusia;
2. sumber daya alam hayati;
3. sumber daya alam nonhayati;
4. sumber daya buatan.
Sumber daya alam yang terdapat di
alam harus dikelompokkan atau digolongkan agar memudahkan pemahaman mengenai
sifat-sifat sumber daya tersebut. Selain itu, klasifikasi sumber daya alam
mempermudah dalam merencanakan pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya
tersebutagar tidak cepat habis, namun dapat memberi manfaat yang optimal bagi
kehidupan manusia.
2.2.2 Sumber Daya Alam Berdasarkan Bentuknya
Sumber daya alam berdasarkan
bentuknya dapat dikelompokkan ke dalam lima kelompok, yaitu sebagai berikut:
1. Sumber daya lahan atau tanah
2. Sumber daya hutan
3. Sumber daya air
4. Sumber daya laut
5. Sumber daya mineral
2.2.3
Sumber Daya Alam Berdasarkan sumbernya
Sumber daya alam di bedakan menjadi 2 jenis yaitu :
1. Sumber daya alam Biotik (organik) yaitu sumber daya
alam yang berasal dari mahkluk hidup misalnya, kayu,ikan,batu bara ,minyak
bumi, dan mamer.
2. Sumber daya alam Abiotik (anargonik) yaitu sumber daya
alam yang berasal bukan dari mahkluk hidup misalnya tima, besi, dan kwarsa.
2.2.4
Sumber Daya Alam Berdasarkan cara Pengolahan dan pemanfaatannya
Sumber
daya alam di bedakan menjadi Sumber Daya Alam Yang Dapat Di Perbaharui (Renewable Resources), Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Di perbaharui (Unrenewable Resource), Sumber daya alam yang dapat
meperbaharui dirinya sendiri ( Non-Exhaustible
Resources)
2.2.4.1 Renewable Natural Resources (Sumber Daya Alam yang dapat diperbarui)
Merupakan Sumber Daya Alam yang dapat terus diusahakan
keberadaanya atau dapat dilestarikan. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui,
antara lain berasal dari tanah, sepertihasil pertanian, perhutanan, dan
perkebunan yang sangat bermanfaat untuk manusia,diantaranya sebagai berikut :
1.
Karet
sebagai bahan baku pembuatan ban.
2.
Kapas
sebagai bahan baku tekstil.
3.
Tembakau
sebagai bahan baku rokok atau obat.
4.
Kopi
sebagai bahan baku pembuatan minuman.
5.
Tebu
sebagai
2.2.4.2 Unrenewable Natural Resources (Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbarui)
Merupakan Sumber Daya Alam yang akan habis jika terus menerus
digunakan atausulit dijaga kelestariaannya. Karena membutuhkan waktu yang
sangat lama dalam proses pembentukannya.Sumber daya alam yang tidak dapat
diperbaharui dan kemungkinan akan habis adalah hasil tambang, diantaranya
sebagai berikut :
1.
Batu bara,
banyak digunakan sebagai bahan bakar untuk keperluan industry
dan rumahtangga.
2.
Minyak
bumi, digunakan sebagai bahan bakar minyak.
3.
Vaselin
untuk bahan obat (salep).
4.
Parafin
untuk bahan pembuat lilin.
5.
Aspal
untuk bahan pembuat jalan.
6.
Bijih
besi dimanfaatkan untuk peralatan rumah tangga dan pertanian.
7.
Tembaga
untuk membuat perabotan dapur.
8.
Bauksit
bermanfaat sebagai bahan dasar pembuatan alumunium.
9.
Emas dan
perak untuk perhiasan.
10.
Marmer
untuk bahan bangunan rumah atau gedung.
2.2.4.3 Non-Exhaustible
Resources (Sumber daya alam yang dapat memperbaharui
dirinya sendiri)
Merupakan Sumber Daya alam yang dapat memperbaharui dirinya
sendiri atau tidak terhabiskan yaitu Sumber Daya Alam yang bisa dihasilkan kembali secara
alami atau buatan. Contohnya sebagai berikut:
1. Tenaga
Surya
2. Udara
3. Air,dll.
2.2.5
Sumber Daya Alam Berdasarkan Persebarannya
Sumber
daya alam dibedakan menjadi dua jenis :
1. Sumber daya alam yang terdapat di mana – mana misalnya
sinar matahari,
air, udara, areal pertanian, dan hutan.
2.
Sumber
daya alam yang hanya ditemukan di daerah tertentu saja misalnya : tambang
uranium, tambang batu bara dan tambang emas.
2.2.6
Sumber Daya Alam Berdasarkan tujuannya
Sumber
daya alam di bedakan atas 3 jenis yaitu :
1. Sumber daya alam bahan industri
Adalah sumber daya alam yang umumnya di gunakan sebagai
bahan dasar atau bahan baku industri misalnya tanah liat, belerang dll.
2. Sumber daya alam bahan pangan
Adalah sumber daya alam yang digunakan sebagai bahan
pangan baik langsung maupun melalui pengelolahan terlebih dahulu misalnya padi,
jagung, dan kedelai.
3.
Sumber
daya alam bahan sandang
Adalah sumber daya alam bahan sandang adalah sumber daya
alam yang dapat di gunakan sebagai bahan baku pembuatan sandang misalnya sutra
dan kapas.
2.2.7
Sumber Daya Alam Berdasarkan Sifat
Menurut sifatnya, sumber daya alam dapat dibagi 3,
yaitu sebagai berikut :
1. Sumber daya alam yang terbarukan
(renewable), misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, air, dan tanah. Disebut terbarukan
karena dapat melakukan reproduksi dan memiliki aya regenerasi (pulih kembali).
2.
Sumber daya alam yang tidak terbarukan (non
renewable), misalnya: minyak tanah, gas bumi, batu tiara, dan bahan tambang
lainnya.
3.
Sumber daya alam yang tidak habis, misalnya, udara,
matahari, energi pasang surut, dan energi laut.
2.2.8
Sumber Daya Alam Berdasarkan Potensi
Menurut potensi penggunaannya, sumber daya alam dibagi
beberapa macam, antara lain sebagai berikut:
1. Sumber daya alam materi;
merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan dalam bentuk fisiknya. Misalnya,
batu, besi, emas, kayu, serat kapas, rosela, dan sebagainya.
2.
Sumber daya alam energi; merupakan sumber daya alam
yang dimanfaatkan energinya. Misalnya batu bara, minyak bumi, gas bumi, air
terjun, sinar matahari, energi pasang surut laut, kincir angin, dan
lain-lain.
3.
Sumber daya alam ruang; merupakan sumber daya alam
yang berupa ruang atau tempat hidup, misalnya area tanah (daratan) dan
angkasa.
2.2.9
Sumber Daya Alam Berdasarkan Pembentukan
Menurut
cara pembentukan, Sumber daya alam dibagi atas beberapa macam,antara lain
sebagai berikut:
1. Sumber Daya Alam Biotik terbentuk dari adanya proses
tumbuh dan berkembangnyamakhluk hidup. Contoh: Tumbuhan, Hewan
2.
Sumber
Daya Alam Fisis terbentuk dari proses fisis dan kekuatan alam.Contoh:
air, tanah, udara, barang tambang.
3.
Sumber
Daya Alam Lingkungan terbentuk dari penggabungan antara faktor fisis dan
biotik.Contoh: Lingkungan pegunungan, lingkungan lembah.
2.2.10
Sumber
daya alam berdasarkan nilai ekonomis atau nilai kegunaannya
Menurut Nilai ekonomis atau
nilai kegunaannya, Sumber daya alam dibagi atas beberapa macam antara lain:
1. Sumber Daya Alam Ekonomis Tinggi merupakan sumber daya
alam yang dalammendapatkannya memerlukan biaya yang tinggi. Contoh: mineral dan
logam mulia seperti emas, perak, intan.
2.
Sumber
Daya Alam Ekonomis Rendah merupakan sumber daya alam yang dalammendapatkannya
memerlukan biaya yang relatif murah. Contoh: Pasir, Batu.
3.
Sumber
Daya Alam non Ekonomis merupakan sumber daya alam yang dalam mendapatkannya
tidak memerlukan biaya. Contoh: Udara, Sinar dan Panas Matahari
Persebaran sumber daya alam di Indonesia di
golongkan menjadi 2 yaitu persebaran sumber daya alam hayati dan persebaran
sumber daya alam barang tambang.
2.3.1 Sumber
daya alam hayati
Sumber daya alam hayati terdiri dari sumber
daya alam hewani dan nabati.
1.
Sumber daya
alam nabati
Indonesia adalah Negara yang kaya akan sumber
daya alamnya. Dianugerahi tanah yang subur sehingga tumbuhan dapat tumbuh
dengan sempurna di wilayah Indonesia. Wilayah Flora di Indonesia meliputi hutan
tropis, hutan musim, stepa dan sabana.
2.
Sumber
daya alam hewani
pada
umumnya wilayah persebaran fauna di Indonesia dibagi 3 wilayah yaitu wilayah
Indonesia bagian Barat, Indonesia bagian Tengah, Indonesia bagian Timur.
Ketiganya di batasi oleh Wallace dan garis Weber. Bagian Barat lebih cenderung
mengikuti ragam hewan Asia, sednagkan bagian Timur mengikuti ragam hewan
Australia. Ciri-ciri kasus hewan Indonesia terdapat pada wilayah bagian Tengah.
2.3.2 Sumber
Daya Alam Persebaran hasil tambang
Berikut persebaran Hasil Tambang Di Indonesia:
2.3.2.1
Minyak bumi
Minyak bumi berasal dari mikroplankton yang
terdapat di danau-danau, teluk-teluk, rawa-rawa, dan laut dangkal setelah mati
mikroplakton berjatuhan dan mengendap di dasar laut kemudian bercampur dengan
sedimen. Akibat tekanan lapisan-lapisan atas dan pengaruh panas magma dan
terjadilah proses destilasi hingga menjadi minyak bumi kasar.Daerah-daerah
penghasil minyak bumi di Indonesia adalah sebagai berikut:
(http://www.taruna-nusantara-mgl.sch.id).
1. Pulau jawa: Cepu, Cirebon, dan Wonokerto.
1. Pulau jawa: Cepu, Cirebon, dan Wonokerto.
2. Pulau Sumatra: Palembang dan Jambi.
3. Pulau Kalimantan: Pulau Tarakan, pulau Bunyu,
dan Kutai.
4. Pulau Irian Jaya: Sorong.
2.3.2.2 Gas alam
Gas alam merupakan campuran beberpa hidrokarbon
dengan kadar karbon kecil yang digunakan sebagai bahan baker. Ada dua macam gas
alam cair yang diperdagangkan yaitu LNG (Liquified Natural Gas) dan LPG
(Liquified Petroleum Gas).
2.3.2.3 Batu
bara
Batu bara terbentuk dari tumbuhan yang
tertimbun hingga berada dalam lapisan batu-batuan sediman yang lain. Proses
pembentukan batu bara disebut inkolent yang terbagi menjadi dua yaitu proses
biokimia dan proses metamorfosis. Daerah tambang batu bara di Indonesia adalah
sebagai berikut:
1. Ombilin: dekat Sawahlunto (Sumatra Barat)
2. Bukit asam: dekat Tanjung Enin (Palembang)
3. Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan
Selatan (pulau laut/sebuku)
4. Jambi, Riau, Aceh, dan Papua.
2.3.2.4 Sumber
daya logam atau bahan galian
Digolongkan ke dalam 4 macam (Abdullah, 2007:
7) yaitu:
1. Timah, daerah penghasil timah di Indonesia
adalah pulau Bangka dan Belitung.
2. Tembaga terdapat di Tirtomogo, Wonogiri.
3. Bauskit terdapat di Pulau Bintan dan Pulau
Kayan (Riau)
4. Nikel, daerah penghasil Nikel adalah Pomala
(Sulawesi Tenggara)
2.3.2.5 Sumber
daya alam non logam atau bahan galian bijih
Digolongkan ke dalam 7 macam (Abdullah, 2007:
8) yaitu:
1. Gamping, daerah penghasil gamping adalah Pegunungan
Seribu
2. Batu pualam, daerah penghasil batu pualam adalah
Trenggalek, Jawa Timur.
3. Belerang, daerah penghasil belerang adalah Garut
(pegunungan telaga Bodas)
4. Fosfat, daerah penghasil fosfat adalah Cirebon.
5. Pasir Kuarsa, daerah penghasil pasir kuarsa adalah
Banda Aceh
6. Mangan, daerah penghasil mangan adalah Kliripan
(Yogyakarta).
7. Kaolin, daerah penghasil kaolin adalah disekitar
Pegunungan Sumatra.
2.3.2.6 Hasil
tambang lain
Digolongkan yang ada di Indonesia ada 3 jenis
(Abdullah, 2007: 8) yaitu:
1. Asbes, daerah penghasil asbes adalah
Halmahera, Maluku, diolah di Gresik.
2. Grafit daerah penghasil grafit adalah
Payakumbuh dan sekitar Danau Singkarak.
3. Platina (masputih) daerah penghasil platina
(mas putih) di pegunungan Verbeek Kalimantan.
2.4 Pengelolaan
Sumber Daya Alam
Pengelolaan Sumber daya alam bertujuan guna menjamin
kelestarian kualitas lingkungan. Pengelolaan sumber daya alam diperlukan
pendekatan interdisiplin, karena satu jenis SDA ternyata memiliki berbagai
macam kepentingan yang saling berkaitan. Yang telah diatur dalam Perlindungan
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) menurut UU no 32 tahun 2009 pasal 1
ayat (2) adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan
fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan
lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian,
pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan hukum.
Dalam pemanfaatan SDA kita dapat mengetahui kemampuan
regenerasi sumber daya alam itu sangat terbatas, sehingga eksploitasinya harus
dilakukan secara bijaksana. Bila eksploitasi SDA diambil melebihi batas akan
berdampak pada siklus kehidupan.
Berikut ini
adalah beberapa hal yang dapat diusahakan untuk menjaga kelestarian sumber daya
alam:
2.4.1
Berdasarkan
prinsip berwawasan lingkungan dan berkesinambungan
1. Penghijauan dan Reboisasi Usaha penghijauan dan reboisasi hutan dapat
mencegah rusaknya lingkungan yang berhubungan dengan air, tanah dan udara.
2. Sengkedan atau terasering
3. pengembangan daerah aliran sungai
4. Pengelolaan air limbah
5. Penertiban pembuangan sampah
2.4.2
Berdasarkan
Prinsip Mengurangi
Dalam mengambil
sumber daya alam sebaiknya jangan diambil semuanya, tetapi berprinsip
mengurangi saja. Pengambilan yang dihabiskan akan merusak lingkungan dan
mengganggu ekosistem lingkungan.
2.4.3
Berdasarkan Prinsip Daur Ulang
Proses daur ulang adalah pengolahan kembali suatu massa atau bahan-bahan
bekas dalam bentuk sampah kering yang tidak mempunyai nilai ekonomi menjadi
barang yang berguna bagi kehidupan manusia.
Ada 2
sistem pengelolaan sampah yaitu system pengelolaan formal dan informal:
2.4.4
Sistem
pengelolaan formal
Yakni pengumpulan
pengangkutan dan pembuangan yang dilakukan oleh aparat
setempat misalnya Dinas Kebersihan dan Pertanaman
2.4.5
Sistem pengelolaan informal
Yakni aktifitas yang
dilakukan oleh dorongan kebutuhan untuk hidup dari
sebagian masyarakat. Secara tidak sadar mereka berperan serta dalam kebersihan kota dan mereka sebenarnya juga merupakan pendekar lingkungan.
BAB
III
PENUTUP
Sumber daya alam merupakan adalah segala sesuatu yang bersumber dari alam untuk memenuhi
kebutuhan manusia yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai
kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera serta ada di sekitar alam lingkungan hidup kita. Sehingga
sumber daya alam ini telah banyak dimanfaatkan dan dinikmati oleh manusia,
terkadang manusia tidak mengembalikan keadaan sumber daya alam tersebut dalam
keadaan semula. Jadi semua elemen dapat melestarikan sumber daya alam dan dapat
melakukan pengelolaan sumber daya alam yang baik serta benar. Pemerintah kita
telah membuat program yang cukup banyak untuk mengelola lingkungan, salah satu
programnya yaitu adanya reboisasi, sehingga dengan adanya reboisasi pengelolaan
hutan dapat terkoodinir dengan baik dan dapat mengembalikan keadaan lingkungan
menjadi sehat dan segar dan sumber daya alam akan dapat terlindungi
Penulis
memberi saran kepada seluruh pembaca ialah sebelum menggunakan atau
memanfaatkan Sumber daya alam di lingkungan untuk dapat memikirkan cara
melestarikan sumber daya tersebut agar tetap lestari di lingkungan agar tidak
terjadi bencana dalam kehidupan.
Dan
juga penulis ingin mengajak seluruh komponen komponen baik dalam suatu daerah
maupun negara untuk mengajak Bersama sama melindungi sumber daya alam kita agar
tetap dapat dinikmati hingga generasi selanjutnya dengan melestarikan kehidupan
akan berjalan dengan damai.
DAFTAR PUSTAKA
Amran, havid. “Pengertian Sumber Daya Alam Dan Jenisnya
“. 22 januari 2016. https://apitswar.wordpress.com/pengertian-sumber-daya-alam-dan
jenisnya/.Diakses
pada tanggal 30 Maret 2019,Pukul 17.00 WIB
Nha. “Makalah Sumber Daya Alam Dan Lingkungannya “. 22
januari 2016. http://nha2ndut.blogspot.co.id/2012/09/makalah-iad-sumber-daya-alam-dan.html
Diakses pada tanggal 30 Maret 2019,Pukul 17.00
Wikipedia. “Sumber Daya Alam”. 22 januari 2016. https://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_alam#cite_note-antara-8
Diakses pada tanggal 30 Maret 2019,Pukul 17.00.
Eggi Sudjana Riyanto, “Penegakan Hukum Lingkungan dan Perspektif Etika Bisnis di Indonesia”. PT. Gramedia
Pustaka Utama, Jakarta 1999.
Kementrian Lingkungan Hidup RI, “Himpunan Peraturan Perundang-Undangan Lingkungan Hidup”. Jakarta, 2002.
Sodiq,
Muhammad. 2014. Ilmu Kealaman Dasar.Prenadamedia
Group: 276 hlm.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar